Tuesday, 9 July 2024

MEMBERSIH JIWA DAN BATHIN

 Pribadi yang wibawa, adalah orang yang nampak secara fizikal (luaran) mahupun pada jiwanya seorang yang baik, auranya terpancar. Mereka ini adalah orang yang bersih rohani dan bathinnya sebagaimana bersih luarannya. 

Biasa, kebanyakkan manusia luarannya baik, perilakunya baik, perkataan nya sopan teratur. Tetapi untuk menemukan orang yang seiring luaran dan dalamnya bersih dan baik itu, bagai mencari permata di lautan dalam. 

Namun untuk mencapai kebebasan total dari lumpur dosa, hendaklah kita membebaskan hati dari dosa-dosa bathin, maksiat jiwa, segala kekhawatiran, kekufuran dan sebagainya. Taubat dari rasa ujub, bangga diri, rasa lebih baik, buruk sangka, mengeji menghina orang diam-diam, hasad, dendam dan lintasan hati berbaur dosa


Cara, Didik hati dan bersihkan dari dosa-dosa bathin

1) Apabila merasa diri lebih baik. Merendah diri lah. Merasakan semua orang lebih baik darinya. Dan jika didapati kebaikkan pada dirinya. Katakanlah "segala kebaikkan itu milik Allah".

2) Merasa kasihan dan simpati pada yang lemah. Jika aku berada ditempatnya belum tentu aku mampu menghadapinya. Moga Allah mempermudahkan urusan nya.

3) Membenarkan kebenaran. Benarlah apa yang dibaca dan didengarkan ini, sesungguhnya ia terdapat didalam Al-Quran.

4) Menyatakan Keadilan, iaitu meletakkan sesuatu pada tempatnya.

5) Berbaik sangka. Ya Allah jauhilah aku dari mencela dan menghina saudaraku. Apabila terdetik hati untuk mengkritik orang yang baik "Janganlah aku menghina orang-orang yang membuat kebaikkan".

6) Menahan kemarahan. Diam. 

7) Menjadi pemurah. Sesugguhnya ini harta Allah. Kepada Allah ia dikembalikan.

8) Mengingati Allah, dan beribadat kepada Nya. Apabila melihat kebesaran Tuhan, ucaplah Subhanallah, Masyaallah. Beristifar, Berzikir dan Bertasbih kepada Allah

9) Dan menjadi tempat membangun pribadi yang wibawa dengan selalu menasihati diri sendiri untuk menjadi lebih baik.

10) Berdoa dengan rendah hati dan penuh mengharap kepada Allah. 

- Untuk sahabat, "Ya Allah jadikanlah orang-orang yang bersamaku, orang-orang yang beriman, bertakwa, saling berkasih sayang. Dan jadikanlah kami orang-orang yang saling memaafkan dan tolong-menolong dalam kebaikkan, dan mengingatkan hari akhirat".

- Lihat orang yang lemah dan kekurangan, "Semoga Allah limpahkan rezeki untuknya".

- Lihat hal yang tidak baik "Ya Allah aku berlindung kepadamu dari hal tersebut"

- Lintasan atau bisikkan syaitan  " Ya Allah aku berlindung kepadamu dari syaitan yang direjam".

- Apabila terdetik hal yang tidak baik, beristifarlah. Ya Allah jadikanlah aku hamba yang beriman, bertakwa dan soleh.

- Merasa musibah yang menimpa bagaikan tidak mampu ditahan lagi, " Ya Allah, nikmat dan rahmat yang engkau kurniakan kepada ku selama ini melimpah, Oleh itu jadikanlah aku dikalangan hamba-hambamu yang bersyukur dan bersabar.  Jadikanlah aku orang yang ikhlas serta redha dengan ketentuan Tuhanku. Serta tunjukilah aku jalan keluar yang mudah dan diredhai oleh Mu".

11) Orang khusus, atau berada di tingkatan atas atau merujuk kepada pribadi yang wibawa. Hatinya diprogramkan untuk hal tertentu sahaja. Kosong atau Diam dari segala hal, melainkan Ingatan Nya setiap masa kepada Allah. 

Jika dia berhadapan dengan sesuatu, barulah dia membenarkan hatinya berkata kata untuk menasihatinya kearah kebaikkan atau mengajarnya ilmu.


CARA MEMBERSIHKAN HATI DARI AL-QURAN

ni caranya mendidik hati, malah cara ini dicatat dalam Al Quran. Apabila disempurnakan nafas, maka didatangkan bisikkan jahat dan kebaikkan. Beruntunglah orang yang memilih bisikkan yang baik dan Beruntunglah juga orang yang menyucikan hati.

Oleh itu, contoh hati kata "Baru engkau tahu aku ni level mana", lawan semula bisikkan itu, dengan menasihatkan diri sendiri  "Aku ini asal  dari tanah, lahir tak miliki apa apa, ini semua milik Allah, berayukur kepada Allah lebih baik, sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang orang sombong".

Demi diri manusia dan Yang menyempurnakan kejadiannya (dengan kelengkapan yang sesuai dengan keadaannya);(7)Serta mengilhamkannya (untuk mengenal) jalan yang membawanya kepada kejahatan, dan yang membawanya kepada bertaqwa;(8)Sesungguhnya berjayalah orang yang menjadikan dirinya - yang sedia bersih - bertambah-tambah bersih,(9)Dan sesungguhnya hampalah orang yang menjadikan dirinya - yang sedia bersih - itu susut dan terbenam kebersihannya (dengan sebab kekotoran maksiat). 

(Asy-Syams 91:10)


ILMU DIAM / KHUSYUK/ FOKUS:

Duduk berhadapan sebuah meja atau tempat. Sediakan kertas pensel, balm atau bauan, pemadam atau duit syiling, serta stopwatch (boleh guna handphone). Mulakan dengan Bismillahirrahmanirahim.

1) MELIHAT SESUATU

Lihat sesuatu barang bersaiz duit syiling yang diletak diatas meja dan lihat selama 2 minit.Tutup semua indera lain, tidak mendengar, bau, berfikir dan lintasan mahupun bisikkan hati.

2) RASA SESUATU

Rasa sesuatu permukaan contoh kertas pasir, dengan jari selama 2 minit. Tutup semua indera lain mata tertutup, tidak mendengar, tidak bau tutup fikiran dan lintasan mahupun bisikkan hati.

3) DENGAR BUNYI 

Fokus pada satu bunyi sahaja. Contoh bunyi kipas. Abaikan bunyi- bunyi lain disekeliling. Tutup semua indera lain mata tertutup, tidak bau, tutup fikiran dan lintasan mahupun bisikkan hati.

4) BAU SESUATU

Fokus Bau sesuatu, contoh bau balm. Tutup semua indera lain mata tertutup, tidak mendengar, tidak bau tutup fikiran dan lintasan mahupun bisikkan hati.

5) SEBUT  NAMA ALLAH

Sebut nama Allah selama 2 minit. Tutup semua indera lain mata tertutup, tidak mendengar, tidak bau tutup fikiran dan lintasan mahupun bisikkan hati.

6) MENULIS

Pilih satu perkataan atau satu ayat. Tulis berulang kali selama 2 minit dalam keadaan  tidak berfikir, indera lain tutup, kecuali mata untuk melihat dan jari bergerak untuk menulis.

No comments:

Post a Comment

SOLAT MUSAFIR (JAMA' DAN QASAR)

  SYARAT SAH SOLAT MUSAFIR Perjalanan yang jaraknya hingga 81 km dan lebih. Perjalanan tersebut tidak bertujuan tidak baik. Dalam keadaan be...