Hidup tidak selalunya baik, adakala cuaca berubah. Dihentam ombak badai, angin taufan, ini bisa merubah manusia dari seorang yang wibawa, menjadi sedih dan bingung. Adakala hentaman ombak, menenggelamkan kita sehingga ke dasar lautan paling dalam, ditambah kegelapan malam. Sehingga tidak ditemukan jalan keluar, dihulurkan tangan tidak ada yang melihat kerana gelapnya malam.
Orang yang sudah tenggelam didasar itu, biasanya kelemasan. Ada yang sampai hilang arah. Ada yang menjadi karang, hati menjadi keras batu. Ada yang berubah menjadi monster, marah lalu bangkit dimarah semua takdir yang menimpanya, Why Me?.
Oleh itu cara terbaik adalah, diam, mundur sebentar, jangan meronta dan kenanglah nikmat Tuhanmu selama ini, Dia telah memberi kehidupan yang baik, dan sekarang masih baik cuma sedang diuji. Bersyukurlah. Kadang-kadang kemakmuran hidup melalaikan, sampai terlupa berterima kasih kepada Tuhan. Bersabarlah dengan kesabaran yang baik.
Dan tidaklah ditimpa sesuatu ujian itu melainkan untuk mendewasakan kita. Dan tidaklah sesuatu ujian yang ditimpa itu diluar batas kemampuan seseorang, anda mampu menghadapinya cuma belum ditemukan jalan keluar. Berhenti bersedih dan jangan menceritakan kepada orang ramai. Kerana ia hanya menyebabkan bertambah tidak baik. Carilah jalan keluar dan mohonlah petunjuk dari Allah.
Serahkan urusan itu pada Tuhan, dan sebutlah nama Allah banyak-banyak moga beroleh kemenangan. Kadang kadang kita ditimpa ujian, kesedihan, agar kita kembali kepada Tuhan. Manusia apabila terasa sempurna mereka lupa. Dan didalam Al-Quran ada menyebut, alangkah baiknya saat ditimpa azab itu mereka merayu dan berdoa kepada Tuhan dengan rendah hati.
USAH BERDUKACITA
Bahkan sesiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah (mematuhi perintahNya) sedang ia pula berusaha supaya baik amalannya, maka ia akan beroleh pahalanya di sisi Tuhannya dan tidaklah ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka, dan mereka pula tidak akan berdukacita.
(Al-Baqarah 2:112)
Orang-orang yang membelanjakan hartanya pada jalan (agama) Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang mereka belanjakan itu dengan perkataan membangkit-bangkit (pemberiannya), dan tidak pula menyinggung atau menyakiti (pihak yang diberi), mereka beroleh pahala di sisi Tuhan mereka, dan tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka, dan mereka pula tidak akan berdukacita.
(Al-Baqarah 2:262)
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal soleh, dan mengerjakan sembahyang serta memberikan zakat, mereka beroleh pahala di sisi Tuhan mereka, dan tidak ada kebimbangan (dari berlakunya sesuatu yang tidak baik) terhadap mereka, dan mereka pula tidak akan berdukacita.
(Al-Baqarah 2:277)
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, dan orang-orang Yahudi, dan orang-orang Saabiein, dan orang-orang Nasrani - sesiapa sahaja di antara mereka yang beriman kepada Allah (dan segala RasulNya meliputi Nabi Muhammad s.a.w) dan (beriman kepada) hari akhirat serta beramal soleh, maka tidaklah ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka, dan mereka pula tidak akan berdukacita.
(Al-Maaidah 5:69)
Ketahuilah! Sesungguhnya wali-wali Allah, tidak ada kebimbangan (dari sesuatu yang tidak baik) terhadap mereka, dan mereka pula tidak akan berdukacita.
(Yunus 10:62)
Sesungguhnya Kami mengetahui bahawa apa yang mereka katakan itu akan menyebabkan engkau (wahai Muhammad) berdukacita; (maka janganlah engkau berdukacita) kerana sebenarnya mereka bukan mendustakanmu, tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat keterangan Allah (disebabkan kedegilan mereka semata-mata).
(Al-An'aam 6:33)
Wahai anak-anak Adam! Jika datang kepada kamu Rasul-rasul dari kalangan kamu yang menceritakan kepada kamu ayat-ayat (perintah) Ku, maka sesiapa yang bertaqwa dan memperbaiki amalnya, tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka, dan mereka pula tidak akan berdukacita.
(Al-A'raaf 7:35)
Dan bersabarlah (wahai Muhammad terhadap perbuatan dan telatah golongan yang ingkar itu); dan tiadalah berhasil kesabaranmu melainkan dengan (memohon pertolongan) Allah; dan janganlah engkau berdukacita terhadap kedegilan mereka, dan janganlah engkau bersempit dada disebabkan tipu daya yang mereka lakukan.
(Al-Nahl 16:127)
Sesungguhnya orang-orang yang menegaskan keyakinannya dengan berkata: "Tuhan kami ialah Allah", kemudian mereka tetap teguh di atas jalan yang betul, akan turunlah malaikat kepada mereka dari semasa ke semasa (dengan memberi ilham): "Janganlah kamu bimbang (dari berlakunya kejadian yang tidak baik terhadap kamu) dan janganlah kamu berdukacita, dan terimalah berita gembira bahawa kamu akan beroleh syurga yang telah dijanjikan kepada kamu.
(Fussilat 41:30)

No comments:
Post a Comment