Sikap tolong menolong dalam agama Islam sangat digalakkan, kerana mustahil untuk manusia hidup seorang diri tanpa bantuan sekeliling. Oleh itu hendaklah kita ringan tangan.
Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda:
“Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutup aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu suka menolong saudaranya. Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, pasti Allah memudahkan baginya jalan ke surga. Apabila berkumpul suatu kaum di salah satu masjid untuk membaca Al Qur’an secara bergantian dan mempelajarinya, niscaya mereka akan diliputi sakinah (ketenangan), diliputi rahmat, dan dinaungi malaikat, dan Allah menyebut nama-nama mereka di hadapan makhluk-makhluk lain di sisi-Nya. Barangsiapa yang lambat amalannya, maka tidak akan dipercepat kenaikan derajatnya”.
(Hadith Riwayat Muslim)
“….Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya”.
[Al Ma”idah:2]
“Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya.” (HR. Muslim no. 2699)
MENOLAK MENGHULUR PERTOLONGAN ATAS NAMA ALLAH ?
Kadang-kadang Tuhan hantarkan makhluk-makhluknya yang dalam kesusahan meminta tolong samada berbentuk sokongan, material, pendapat dan sebagainya. Tetapi jawapan baik yang selalu diberi "Tuhan ada janganlah bimbang, Tuhan pasti menolongmu, bertawakkal lah kepada Allah".
Benar menolak, orang yang meminta-minta dengan perkataan yang baik itu adalah satu kebaikkan. Tetapi jika kita dapat menghulur pertolongan itu lebih baik.
Menolak peminta-peminta sedekah) dengan perkataan yang baik dan memaafkan (kesilapan mereka) adalah lebih baik daripada sedekah (pemberian) yang diiringi (dengan perbuatan atau perkataan yang) menyakitkan hati. Dan (ingatlah), Allah Maha Kaya, lagi Maha Penyabar.
(Al-Baqarah 2:263)
Sikap menolak menghulur pertolongan sedangkan kita mampu untuk menolong orang dalam kesusahan , ditempelak Tuhan dalam firman Nya.
Dan apabila dikatakan kepada mereka:" Dermakanlah sebahagian dari rezeki yang dikurniakan Allah kepada kamu", berkatalah orang-orang yang kafir itu kepada orang-orang yang beriman : " Patutkah kami memberi makan kepada orang yang jika Allah kehendaki tentulah Ia akan memberinya makan? Kamu ini hanyalah berada dalam kesesatan yang nyata".
(Yaa Siin 36:47)

No comments:
Post a Comment